Agus membeberkan jumlah kendaraan yang keluar dan masuk Jakarta sejak 18 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Volume kendaraan ini dihitung dari 4 gerbang tol, yaitu Gerbang Tol Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Ciawi, dan Cikupa.
"Total keluar Jakarta 2.638.186 kendaraan. Total masuk Jakarta 2.472.184 kendaraan. Dibandingkan dengan periode Operasi Lilin tahun 2024/2025, arus keluar Jakarta mengalami kenaikan, yang mencerminkan meningkatnya pergerakan masyarakat untuk berlibur ke luar wilayah,” ucapnya.
“Sementara itu, arus masuk Jakarta relatif stabil dengan kecenderungan menurun, menandakan arus balik dapat dikendalikan dengan baik dan tersebar secara merata," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)