JAKARTA - Gempa berkekuatan M5,1 mengguncang Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Minggu (4/1/2026). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 4,97° LU ; 127,46° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 48 Km arah Timur Laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara pada kedalaman 102 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Filipina,’’ ujar Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono.
‘’Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik ( oblique thrust fault )," sambungnya.
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Nanusa dengan skala intensitas III - IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah) dan daerah Gemeh, Tampan' Amma dengan skala intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).