JAKARTA– Kondisi rakyat Gaza di Palestina, masih memprihatinkan akibat konflik berkepanjangan yang menghancurkan infrastruktur, melumpuhkan perekonomian, dan mengancam keselamatan warga sipil. Masyarakat Indonesia memberikan bantuannya untuk rakyat Gaza sebagai wujud nyata ukhuwah Islamiyah.
Salah satunya melalui Nusantara Palestina Center (NPC) resmi memperoleh izin sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) pada Selasa 2 Desember 2025. SK tersebut diserahkan secara simbolis oleh Direktur Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Waryono Abdul Ghafur, kepada Ketua Dewan Pembina NPC, Abdillah Onim.
Kasubdit Kelembagaan dan Informasi Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Abdul Fattah mengatakan, dengan penerbitan SK Laznas ini diharapkan bisa menjadi lembaga yang amanah.
"Kami berharap NPC bisa memperluas manfaat zakat yang sejalan dengan asta cita yang bisa dirasakan oleh masyarakat bawah,"ujar Abdul Fattah di Jakarta, Selasa (6/1/2026).
Ketua Dewan Pembina NPC, Abdillah Onim menambahkan, izin Laznas ini menjadi dorongan besar untuk memperkuat program pendidikan, kesehatan, dan bantuan kemanusiaan. ‘’Kami berkomitmen bekerja lebih profesional dan terukur " ujar Abdillah Onim.
Bang Onim -- panggilan akrabnya -- mengatakan, visi besar ke depan, Laznas NPC ini adalah berkomitmen memperkuat ekosistem filantropi di Indonesia.

“Dengan dukungan legalitas dari Kementerian Agama, NPC akan mengintegrasikan program-program bantuan untuk Palestina dengan pemberdayaan masyarakat Indonesia, memastikan setiap dana zakat, infak, dan sedekah tersalurkan tepat sasaran sesuai syariat,”terangnya.
Menurutnya, terbentuknya Laznas NPC ini tidak lain bentuk lembaga ini patuh terhadap regulasi yang ada di Indonesia.
Dengan terbitnya izin Laznas skala nasional ini, NPC juga akan segera menyusun roadmap program jangka panjang dan memperkuat jaringan kolaborasi antar-lembaga.