Belakangan baru diketahui, pelaku pelemparan granat tersebut diketahui adalah Serma Marcus Latuperissa dan Ida Bagus Surya Tenaya. Kedua pelaku dijatuhi hukuman mati.
Upaya pembunuhan terhadap Soekarno melalui pelemparan granat, bukan hanya sekali. Pada 30 November 1957, Soekarno mengunjungi Perguruan Cikini di Jalan Cikini Nomor 76, Jakarta Pusat.
Bung Karno datang dalam rangka menghadiri perayaan ulang tahun ke-15 di sekolah tempat bersekolah putra-putrinya.
Granat tiba-tiba meledak di tengah pesta penyambutan presiden. Sembilan orang tewas, 100 orang terluka, termasuk pengawal presiden. Soekarno beserta putra-putrinya selamat.
(Fahmi Firdaus )