Terkait mekanisme kerja, Brigjen Rico menegaskan para tenaga ahli tidak menyampaikan masukan secara personal langsung kepada Menteri Pertahanan. Seluruh kajian disampaikan melalui forum dan tata kerja organisasi DPN, kemudian menjadi bahan pertimbangan kolektif pimpinan sebelum diambil keputusan strategis.
Selain Noe Letto, Kemhan juga mengonfirmasi bergabungnya Frank Alexander Hutapea dalam jajaran Tenaga Ahli DPN. Frank merupakan putra sulung pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.
Menanggapi beragam latar belakang para tenaga ahli, Kemhan menegaskan proses rekrutmen dilakukan secara profesional berdasarkan kebutuhan organisasi dan kapasitas individu.
“Terkait komposisi Tenaga Ahli lainnya, seluruh nama yang dilantik, termasuk Frank Alexander Hutapea, ditetapkan melalui mekanisme yang sama dengan pertimbangan kebutuhan organisasi dan kapasitas profesional masing-masing,” tegas Brigjen Rico.
Ia menambahkan, pengisian Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional sepenuhnya bertujuan memperkuat kualitas kebijakan pertahanan Indonesia dan tidak dikaitkan dengan latar belakang keluarga maupun faktor noninstitusional lainnya.
Ke-12 tenaga ahli tersebut akan mengisi posisi strategis sebagai Tenaga Ahli Utama, Madya, dan Muda pada kedeputian bidang geoekonomi, geopolitik, serta geostrategi di lingkungan Dewan Pertahanan Nasional.