Lonjakan Lalu Lintas di Jawa Tengah
Peningkatan volume lalu lintas juga terlihat di sejumlah ruas tol yang dikelola JTT Group di Jawa Tengah.
Di GT Kalikangkung, kendaraan yang meninggalkan Semarang tercatat 17.183 kendaraan, naik 15,27 persen dari kondisi normal. Sementara kendaraan menuju Semarang hanya 13.406 kendaraan, turun 30,34 persen.
Sementara di GT Banyumanik, arus menuju Jakarta mencapai 21.392 kendaraan, meningkat 5,14 persen. Sebaliknya, arus menuju Solo menurun menjadi 23.560 kendaraan atau turun 17,48 persen dibandingkan normal.
Pergerakan di Jawa Timur Cenderung Menurun
Di wilayah Jawa Timur, volume lalu lintas cenderung mengalami penurunan.
Melalui GT Warugunung, kendaraan menuju Jakarta tercatat 19.751 kendaraan atau turun 18,98 persen, sedangkan arah Surabaya mencapai 20.445 kendaraan, turun 2,87 persen.
Di GT Kejapanan Utama, sebanyak 28.528 kendaraan menuju Surabaya (turun 2,63 persen) dan 29.161 kendaraan menuju Malang (turun 6,41 persen).
Sementara di GT Singosari, arus menuju Surabaya justru naik menjadi 16.006 kendaraan atau meningkat 4,15 persen. Namun, kendaraan menuju Malang menurun menjadi 16.440 kendaraan, turun 15,67 persen dari kondisi normal.
(Awaludin)