Sementara itu, kata Aam, hingga Senin 19 Januari 2026, banjir masih merendam wilayah terdampak dengan Tinggi Muka Air (TMA) bervariasi antara 10 hingga 200 sentimeter.
Selanjutnya, hujan deras disertai angin kencang juga dilaporkan terjadi di Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, pada Minggu (18/1). Kondisi tersebut memicu terjadinya banjir dan pohon tumbang di beberapa titik wilayah Kota Bekasi.
"Satu orang warga dilaporkan meninggal dunia akibat terseret banjir, sementara 197 warga lainnya mengungsi ke tempat yang lebih aman," kata Aam.
Aam memastikan bahwa petugas telah melakukan asesmen di titik-titik lokasi banjir, mengevakuasi sembilan warga yang terjebak banjir, serta melakukan evakuasi pohon tumbang.
Selain itu, dilakukan pendistribusian bantuan logistik di beberapa titik lokasi banjir dan distribusi air bersih di Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara. Saat ini, kondisi banjir telah surut dan seluruh pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing.
(Awaludin)