JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan perkembangan terkini penanganan darurat dan pemulihan bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menuturkan, berdasarkan data per Sabtu (24/1/2026), tercatat korban meninggal akibat bencana Aceh-Sumatera sebanyak 1.201 jiwa.
“Dalam perkembangan terkini, terdapat penambahan satu korban meninggal dunia. Sehingga total korban meninggal dunia tercatat sebanyak 1.201 jiwa, sementara itu korban hilang sebanyak 142 jiwa,” kata Abdul Muhari.
Selain itu ia menuturkan, hingga saat ini tercatat 113.672 jiwa yang masih berada di lokasi pengungsian. “Sedangkan untuk jumlah pengungsi sebanyak 113.672,” ujar dia.
Dia menambahkan, upaya percepatan pembangunan hunian sementara (huntara), pembukaan dan pembersihan akses jalan dan jembatan, serta pemulihan kawasan permukiman terus ditingkatkan agar wilayah terdampak semakin kondusif untuk dihuni kembali.
Seluruh kegiatan tersebut, kata dia, dilaksanakan oleh tim gabungan yang terdiri dari BNPB, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya.