Sementara itu, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, memberikan komitmen besar dengan mengumumkan penghapusan seluruh retribusi kesehatan di Puskesmas dan Klinik per 1 Januari 2026.
"Wali kota yang sekarang berkomitmen untuk menyelesaikan hak-hak dasar masyarakat Kota Sukabumi, dan itu sejalan juga dengan PDI Perjuangan," ujar Ayep Zaki.
Di sisi medis, operasional klinik ini dipercayakan kepada dr. Runtun yang menjabat sebagai direktur. Peresmian ditutup dengan peninjauan fasilitas ruang rawat inap yang menyediakan 20 tempat tidur, menjadi simbol bahwa api kemanusiaan di Sukabumi kini telah menyala kembali untuk melayani rakyat selama-lamanya.
(Fahmi Firdaus )