Dia mengungkap, laporan yang dibuatnya merujuk pada edaran dari Front Persaudaraan Islam (FPI). Edaran itu pun telah memberikan toleransi terhadap Komika Pandji untuk segera membuat klarifikasi dan permintaan maaf. Hanya saja, Pandji tak meresponsnya.
Novel menambahkan, paling tidak ada 5 kalimat yang menjadi poin dia melaporkan Komika Pandji ke polisi. Dari 5 kalimat itu, dia kalimat dimaksud adalah "Memang harus diakui alasan kita pilih pemimpin harus lebih baik, soalnya alasan lu aneh-aneh". "Ada orang milih pemimpin berdasarkan ibadahnya".
"Yang kita ambil adalah alasan lu aneh-aneh, alasan apa yang aneh-aneh? Yaitu memimpin berdasarkan ibadahnya. Apa yang saya simpulkan dan rangkumkan bahwa orang yang milih memimpin berdasarkan ibadahnya itu aneh, pengertian yang saya sampaikan pada penyidik (seperti itu)," katanya.
(Erha Aprili Ramadhoni)