Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pleno PBNU: Posisi Gus Yahya Dipulihkan, Jabat Ketum Definitif Lagi

Achmad Al Fiqri , Jurnalis-Jum'at, 30 Januari 2026 |05:43 WIB
Pleno PBNU: Posisi Gus Yahya Dipulihkan, Jabat Ketum Definitif Lagi
Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya (Foto: Ari Sandita/Okezone)
A
A
A

“Keputusan pleno ini memang sangat mendadak. Mestinya undangan disampaikan tujuh hari sebelumnya sesuai aturan. Tetapi kami melihat banyak agenda besar yang harus kita putuskan dan kita lakukan secara bersama-sama,” ujarnya.

Menurut Miftach, kebersamaan dalam pengambilan keputusan merupakan spirit utama sebagaimana hasil Muktamar Ke-34 NU di Lampung dan kepengurusan hasil pergantian antarwaktu (PAW) yang telah disepakati sebelumnya.

Sebagai keputusan utama, Rapat Pleno menyepakati untuk meninjau kembali sanksi pemberhentian Ketua Umum PBNU yang ditetapkan dalam rapat pleno 9 Desember 2025.

Dalam rapat pleno tersebut, Miftach mengajak peserta untuk menerima permohonan maaf Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atas sejumlah persoalan yang sebelumnya menjadi polemik.

“Saya mengusulkan agar rapat pleno menyepakati untuk menerima permohonan maaf KH Yahya Cholil Staquf atas kelalaian dan ketidakcermatan dalam mengundang narasumber AKN NU serta pengelolaan keuangan PBNU yang belum memenuhi kaidah akuntabilitas,” ucap Kiai Miftach.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement