Adapun di Jakarta Utara, terdapat 7 RT yang masih terendam di wilayah Kapuk Muara dan Marunda, dengan ketinggian air mencapai 20 hingga 45 sentimeter, akibat hujan serta luapan Kali Angke dan Kali Nagrak.
Selain itu, BPBD mencatat masih terdapat warga yang mengungsi. Di Bidara Cina, tercatat 68 kepala keluarga (KK) atau 254 jiwa mengungsi, sedangkan di Marunda sebanyak 20 KK atau 40 jiwa masih berada di lokasi pengungsian.
Yohan menambahkan, BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah serta berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait.
“BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, serta Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama lurah dan camat setempat, serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” pungkasnya.
(Awaludin)