Menurut Tito, pengarahan tersebut juga bersifat spesifik bagi TNI dan Polri, terutama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Situasi kamtibmas yang kondusif dan stabilitas geopolitik sangat penting agar agenda pembangunan bisa terus berjalan,” tambahnya.
Saat ditanya mengenai evaluasi terhadap kinerja TNI dan Polri, Tito menegaskan bahwa Presiden Prabowo menyoroti dua hal utama, yakni penguatan postur pertahanan dan pembangunan kepercayaan publik.
“Presiden menekankan bahwa kekuatan bangsa ini terletak pada kepercayaan rakyat kepada negara,” ujarnya.
Ia menambahkan, TNI dan Polri harus mampu menjadi institusi yang didukung dan dicintai masyarakat.
“TNI harus menjadi tentara rakyat, Polri harus menjadi polisi rakyat. Jika TNI dan Polri didukung serta dicintai rakyat, maka negara akan menjadi kuat,” pungkas Tito.
(Awaludin)