Ia menegaskan, sesuai standar operasional prosedur (SOP), apabila ditemukan kandungan zat berbahaya seperti formalin, nitrit, sianida, atau arsen, makanan tersebut tidak akan didistribusikan dan wajib diganti.
Mendengar penjelasan tersebut, Prabowo tampak terkesan dengan standar keamanan yang diterapkan di SPPG Polri.
Selanjutnya, Presiden meninjau greenhouse hidroponik yang berada di area SPPG Polri. Di lokasi tersebut, berbagai sayuran seperti bok choy dibudidayakan dan dikelola oleh karang taruna setempat untuk menyuplai kebutuhan dapur SPPG Palmerah.
“Semuanya dikelola oleh karang taruna untuk menyuplai SPPG Palmerah, Bapak Presiden,” ujar petugas saat menjelaskan kepada Presiden.
(Awaludin)