Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Arus Mudik 2026, Polri Siapkan Skema Ini di Tiga Pelabuhan

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Senin, 02 Maret 2026 |20:42 WIB
Arus Mudik 2026, Polri Siapkan Skema Ini di Tiga Pelabuhan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (foto: dok ist)
A
A
A

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral, dalam rangka pengamanan dan pelayanan arus mudik dan balik Lebaran 2026. Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Banten.

Wilayah tersebut menjadi jalur penyeberangan utama para pemudik dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatera. Sigit menuturkan, rekayasa lalu lintas dan pemanfaatan tiga pelabuhan akan dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan saat arus mudik dan balik Lebaran 2026.

“Pada situasi hijau di Pelabuhan Merak, ada tujuh dermaga yang dimanfaatkan untuk penumpang pejalan kaki, kendaraan roda empat penumpang, dan seterusnya. Situasi hijau berarti antrean dalam keadaan normal. Kemudian situasi kuning, antrean kendaraan sampai dengan SPBU Cikuasa Atas. Dan situasi merah manakala antrean kendaraan sampai dengan Gerbang Tol Merak,” kata Sigit di PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).

Untuk tiga dermaga di Pelabuhan Ciwandan, lanjut Sigit, pengaturannya juga dibagi dalam kategori situasi hijau, kuning, dan merah.

Sementara di Pelabuhan BBJ, yang diperuntukkan bagi truk tangki, truk tronton, dan alat berat, pembagian situasinya juga sama. Situasi hijau saat arus lancar, situasi kuning ketika antrean kendaraan sampai pintu masuk pelabuhan, dan situasi merah ketika buffer zone di PT SMI dan Jalan Lingkar sudah tidak dapat menampung kendaraan.

 

Dalam kesempatan tersebut, mantan Kabareskrim Polri itu menyampaikan, khususnya pada puncak arus mudik, ia menyarankan penggunaan metode first come first in.

Menurutnya, apabila diberlakukan ketentuan masuk kapal berdasarkan tanggal tiket, berpotensi menimbulkan penumpukan kendaraan di area pelabuhan.

“Jadi di puncak arus mudik, kami mohon izin kepada stakeholder terkait, siapa yang datang lebih dulu langsung masuk kapal. Oleh karena itu, mohon juga ada kebijakan-kebijakan terkait hal-hal yang menyangkut penyeberangan,” ujarnya.

Untuk diketahui, Polri akan menggelar Operasi Ketupat mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Ratusan ribu personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran.

Sigit memaparkan, tagline tahun ini adalah “Mudik Aman dan Keluarga Bahagia”. Dalam pelaksanaannya, Polri akan mengedepankan langkah preemtif dan preventif serta penegakan hukum.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement