AS dan Israel melakukan serangan udara dan rudal besar-besaran serta terkoordinasi terhadap target di dalam Iran, menghantam pangkalan militer dan situs yang terkait dengan kepemimpinan senior di seluruh negeri. Tindakan ini merupakan bagian dari upaya gabungan kedua negara untuk menurunkan kemampuan strategis Teheran dan melawan apa yang mereka gambarkan sebagai ancaman berkelanjutan, termasuk ambisi nuklir dan dukungan untuk kelompok bersenjata di kawasan tersebut.
Para pejabat di Amerika Serikat mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas selama serangan tersebut. Beberapa komandan berpangkat tinggi dan pejabat senior juga tewas, menurut pernyataan AS. Iran kemudian mengakui kematian Khamenei, menandai konfrontasi bersejarah dan langsung dengan musuh-musuhnya.
Sebagai tanggapan atas serangan tersebut, Iran meluncurkan rudal dan drone ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika di negara-negara Teluk, termasuk Qatar, Kuwait, dan Bahrain. Serangan-serangan ini telah menyebabkan korban jiwa baik dari pihak militer maupun sipil.