Ia juga menyoroti pentingnya sensitivitas dan responsivitas dalam menghadapi bencana. Satpol PP dan Satlinmas hadir bukan sekadar sebagai aparat penegak ketertiban, tetapi sebagai representasi negara yang melindungi masyarakat.
Pendekatan humanis, cepat, dan terkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam memastikan keselamatan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas sosial di masa krisis. HUT kali ini juga menjadi momentum refleksi atas tantangan menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika pembangunan, urbanisasi, perubahan iklim, serta meningkatnya risiko bencana.
Koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, sinergitas dengan TNI/Polri dan unsur kebencanaan, serta partisipasi aktif masyarakat, menurutnya, kunci dalam membangun sistem Trantibumlinmas yang adaptif dan responsif.
“Peranan Satpol PP dibantu Satlinmas sangat dirasakan masyarakat terutama pada musibah bencana banjir bandang yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Tanpa kenal lelah, Satpol PP menjangkau daerah-daerah yang terisolir untuk turut mendistribusikan bantuan. Inilah kontribusi nyata, intinya jangan berjarak dengan rakyat,” pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.