JAKARTA - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), mengkritisi niat awal keberadaan Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan realitas terkini usai AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran.
JK memandang ide pembentukan BoP ini sangat bagus. Sebab, langkah apa pun dalam upaya untuk menciptakan perdamaian di muka bumi ini pasti sangat baik.
"Cuma kita harus melihat praktiknya bagaimana. Jangan kita baru bikin BoP, tapi baru satu minggu sudah menyerang, berperang dengan negara lain," kata JK di kediamannya, Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (7/3/2026).
Realitas ini, kata dia, yang membuat BoP itu bertentangan dengan niat awal pembentukannya. Untuk itu, JK menilai keberadaan BoP perlu dievaluasi.
"Jadi kita penting apabila menjalankan misinya sesuai dengan awalnya. Tapi kenyataannya tidak, kan? Jadi memang perlu koreksi tentang BoP itu," ujarnya.