Menurut Disjarahad, tim kecil pada 1983 berisi 5 orang. Pada 1988 bertambah menjadi 9 orang dan pada 1993 membengkak lagi menjadi 11 orang. Try termasuk anggota tim kecil pada 1988 dan 1993.
Upaya melobi Try sebagai calon wakil Soeharto tak hanya dilakukan Hartas. Tahu Hartas melumerkan hati Try, giliran ABRI mengutus Wakil Kepala Bais Letjen TNI Arie Sudewo. Namun hasilnya sama.
“Pendirian Try Sutrisno tak bisa digoyang oleh kekuatan apa pun sehingga dengan bijak dia tetap menolaknya,” tulis Disjarahad.
Namun sejarah telah menuliskan jalan sendiri. Tim 11 pada akhirnya telah mengerucutkan dua nama yang dianggap paling layak menjadi wapres. Keduanya, BJ Habibie dan Try. Dan semua tahu, Harto kemudian memilih Try.
Try meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta pada Senin, 2 Maret 2026 dalam usia 90 tahun. Jenderal yang semasa kecil pernah menjadi penjual air minum di kereta api ini dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta. Upacara pemakaman dipimpin Presiden Prabowo Subianto.
(Zen Teguh)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.