Dalam video Penegasan Klarifikasi Lanjutan Rismon Sianipar atas Kebenaran Ijazah Bapak Joko Widodo, Rismon membeberkan enam poin. Salah satunya adalah permintaan maaf kepada Jokowi dan Gibran.
Berikut pernyataan lengkap Rismon Sianipar:
Saudara sebangsa dan setanah air, saya Rismon Hasiholan Sianipar ingin menegaskan kembali klarifikasi yang telah saya sampaikan sebelumnya. Berikut enam poin yang ingin saya sampaikan.
Pertama, berdasarkan hasil penelitian saya saat ini yang merupakan kelanjutan dari penelitian sebelumnya, saya menemukan kebenaran baru terkait ijazah Bapak Joko Widodo. Dengan demikian, saya keluar dari permasalahan terkait ijazah Bapak Joko Widodo, termasuk ijazah Bapak Gibran Rakabuming Raka.
Kedua, saya akan menyanggah dengan membuat antitesis terhadap buku Jokowi's White Paper dan buku Gibran and Game yang merupakan tulisan saya dan menjadi tanggung jawab saya. Saya juga akan berupaya keras menarik buku tersebut yang sudah telanjur beredar.
Ketiga, sejak awal tidak ada kepentingan politik dari saya. Oleh karena itu, saya melepaskan diri dari segala kontestasi politik yang sekiranya berkaitan dengan ijazah Bapak Joko Widodo dan Bapak Gibran Rakabuming Raka, mulai saat ini dan ke depan. Saya merasa telah tereksploitasi oleh pihak-pihak yang mempermasalahkan ijazah tersebut.
Keempat, Polri telah bekerja secara profesional dalam perkara ijazah Bapak Joko Widodo. Dengan ini saya menyatakan siap membantu setiap langkah Polri ke depan untuk mengedukasi masyarakat terkait apa pun yang diperlukan.