Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Akan Terapkan Contraflow di KM 47 Tol Japek jika Kendaraan Pemudik Melonjak

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Sabtu, 14 Maret 2026 |18:05 WIB
Polisi Akan Terapkan Contraflow di KM 47 Tol Japek jika Kendaraan Pemudik Melonjak
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menyatakan, telah menyiapkan rencana skema rekayasa lalu lintas (lalin) selama arus mudik Lebaran. Namun, polisi bakal melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada pemudik.

“Akan dilakukan sosialisasi 2 jam atau 3 jam paling lambat sebelum dilaksanakan manajemen rekayasa arus lalu lintas itu akan disampaikan,” kata Dedi, Sabtu (14/3/2026).

Dedi menyampaikan, salah satu penerapan rekayasa lalu lintas yang bakal diterapkan adalah skema contra flow (satu jalur) di Tol Jakarta–Cikampek (Japek) atau tepatnya dari KM 47 sampai KM 70.

“Untuk yang hari ini dipersiapkan contraflow satu jalur nanti dari mulai KM 47 sampai dengan KM 55 dan KM 70. Ya, itu yang dipersiapkan strategi manajemen lalu lintas oleh Polda Jawa Barat,” ujar Dedi.

Adapun Dedi mencontohkan penerapan rekayasa lalu lintas seperti contraflow untuk satu jalur bakal diterapkan jika traffic counting angkanya menyentuh 5.500 kendaraan per jam. Lalu, dua jalur jika menyentuh angka 6.400 kendaraan per jam, dan tiga jalur jika traffic counting mencapai 7.400 kendaraan per jam.

“Lebih dari itu di angka 8.300 per jam, maka akan dilakukan one way. Nanti akan dikomunikasikan dengan Kakorlantas dan dipantau di Command Center KM 29,” ucap Dedi.

Pemantauan traffic counting, kata Dedi, untuk Polda Jawa Barat (Jabar) telah menempatkan empat rayon, yakni rayon satu di wilayah Bogor, rayon dua di Karawang, rayon tiga di Ciamis, dan rayon empat di Kota Bandung.

“Ya, rayon ini tujuannya untuk melakukan accounting terhadap traffic yang betul-betul padat. Dan juga menyiapkan tiga jalur, yaitu satu jalur tol (jalur tol atas), kemudian jalur tengah yang merupakan jalur arteri, dan jalur ketiga menuju lokasi wisata,” ucap Dedi.

“Ya, oleh karenanya Kapolda sudah mempersiapkan itu semuanya. Ketika tadi dari traffic counting sangat penting. Traffic counting itu ketika jalan tol sudah padat maka manajemen rekayasa sudah dipersiapkan, bisa dialihkan menuju jalur arteri,” imbuhnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement