Menurutnya, langkah tegas telah diambil, termasuk mencopot pejabat yang tidak sejalan dengan reformasi birokrasi. Ia juga menyoroti pembenahan di sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
“BUMN sedang saya bersihkan. Selama ini menjadi salah satu titik kebocoran terbesar kita,” ujarnya.
Prabowo menambahkan bahwa hingga kini dirinya masih mendapat dukungan masyarakat. Ia menilai, jika dukungan tersebut tidak ada, masyarakat dapat menyuarakan penolakan secara terbuka.
“Sampai hari ini rakyat masih mendukung saya. Kalau tidak suka, bisa saja turun ke jalan. Tapi mereka tahu, kalau rusuh, semua negara yang rugi,” katanya.
Ia pun menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan harus dilakukan secara konstitusional.
“Mau ganti saya? Tunggu 2029. Jadi negara yang beradab, sabar. Destabilisasi dan disinformasi itu bagian dari dinamika bernegara,” pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.