JAKARTA - Banjir sempat merendam KM 12+800 sampai KM 12+600 ruas Tol Jagorawi arah Jakarta pada Sabtu 21 Maret atau saat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Air dilaporkan merendam ruas jalan tersebut sejak pukul 16.30 WIB.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, menyebut banjir tersebut disebabkan menumpuknya sampah dari saluran warga. Tumpukan sampah tersebut menutup inlet saluran air.
"Diduga terjadi akibat banyaknya sampah yang menumpuk dari saluran warga di sisi luar jalan tol. Sampah ini kemudian menutup inlet saluran sehingga menghambat aliran air," ucap Widiyatmiko, Minggu (22/3/2026).
"Menyebabkan limpasan air ke badan jalan di sepanjang KM 12+600 s.d. KM 12+400 B," sambungnya.
Mengetahui kondisi tersebut, petugas jalan tol segera melakukan langkah penanganan awal dengan membersihkan sampah di saluran. Sambil melakukan pembersihan saluran, petugas Jasamarga juga melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi genangan dengan menutup sementara lajur 1 dan lajur 2.
"Pada pukul 19.09 WIB, seluruh genangan telah berhasil ditangani dan seluruh lajur dapat kembali dilintasi," ucapnya.
Agar kejadian tersebut tidak terulang kembali, Jasa Marga akan membangun tanggul sepanjang 300 meter di lokasi kejadian. Pada saat yang sama, luapan kali juga menyebabkan genangan di rest area KM 10 ruas Tol Jagorawi arah Bogor. Akibat kejadian itu, dilakukan penutupan sementara mulai pukul 19.45 WIB karena pompa air bersih mengalami kerusakan.
"Pukul 20.40 WIB, TIP KM 10 kembali dibuka, namun penjualan bahan bakar minyak (BBM) melalui SPBU masih dihentikan sementara waktu untuk memastikan kualitas BBM dan keberfungsian peralatan," pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.