KUPANG – Penguatan ekonomi kerakyatan di daerah masih sangat bergantung pada daya tahan dan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di tengah tekanan ekonomi yang dinamis, dukungan yang terarah menjadi kunci agar pelaku usaha tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang dan meningkatkan skala usahanya.
Dalam konteks tersebut, Partai Perindo Nusa Tenggara Timur (NTT) menempatkan penguatan UMKM sebagai agenda berkelanjutan. Pendekatan yang dilakukan tidak berhenti pada bantuan sesaat, melainkan diarahkan untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui kombinasi permodalan dan pendampingan usaha.
Sekretaris DPW Partai Perindo NTT, Arieston Dappa, menyampaikan berbagai program telah disiapkan untuk mendukung pelaku UMKM agar memiliki daya saing yang lebih kuat di tengah tantangan ekonomi.
“Partai Perindo memiliki banyak program untuk UMKM, salah satunya adalah bantuan modal usaha," ungkap Arieston Dappa, Kamis (26/3/2026).
Ia menjelaskan, dukungan yang diberikan dirancang untuk memperkuat kapasitas usaha secara menyeluruh. Selain permodalan, pemberdayaan juga menjadi fokus utama agar pelaku UMKM dapat meningkatkan kualitas usaha sekaligus memperluas akses pasar.
“Bantuan ini adalah bentuk kepedulian kami kepada pelaku UMKM, agar dapat menambah modal dan mengembangkan usahanya,” tuturnya.
Implementasi dari program tersebut telah dirasakan langsung oleh masyarakat, salah satunya melalui penyaluran bantuan modal kepada pelaku usaha kuliner di Kota Kupang. Pada momentum Ramadan lalu, Partai Perindo NTT memberikan bantuan sebesar Rp1.000.000 kepada Oktovianus Aryanto Tyson, warga Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama.
Menurut Arieston, intervensi permodalan seperti ini perlu diiringi dengan pendampingan agar pelaku usaha tidak hanya mendapatkan tambahan modal, tetapi juga mampu mengelola dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. Pendekatan ini dinilai penting untuk mendorong peningkatan omzet sekaligus memperkuat fondasi usaha kecil di daerah.
Dalam kerangka yang lebih luas, penguatan UMKM menjadi bagian dari strategi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif. Dengan semakin banyak pelaku usaha yang berkembang, kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat juga diharapkan semakin besar.
Arieston menambahkan, program pemberdayaan UMKM akan terus diperluas ke berbagai wilayah di NTT. Melalui pendekatan yang konsisten dan berkelanjutan, Partai Perindo menargetkan semakin banyak pelaku UMKM yang mampu naik kelas serta berperan aktif dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di daerah.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.