"Satu lagi kuponnya bisa dituker pakaian tas begitu, tapi kita dapatnya baju, karena kita enggak bisa milih-milih," ujarnya.
Dalam kesempatan ini, ia mengaku berangkat dari rumah sekira pukul 14.30 WIB. Ia kemudian berhasil menukarkan kuponnya 16.00 WIB.
"Antre lumayan banyak, kita kebetulan karena saya dari Jakarta Pusat antreannya lebih awal, (mengantre) sejam setengah lah ya," ucapnya.
Ia mengaku bersyukur dengan adanya program tersebut. Sebab kata Dwi, sembako merupakan hal yang sangat dibutuhkan emak-emak sepertinya.
"Seneng banget ya namanya kita sembako, emak-emak gitu paling seneng kalau dapat sembako, alhamdulillah tapi ya mesti antre," ucapnya.