Habiburokhman menilai kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum bagi pelaku industri kreatif lainnya. Karena itu, DPR merasa perlu membahasnya sebelum putusan pengadilan dijatuhkan dalam waktu dekat.
Dalam rapat tersebut, Amsal diberikan kesempatan memaparkan langsung permasalahan yang dihadapinya selama sekitar 10 menit. Selain itu, Hinca Pandjaitan juga dijadwalkan menyampaikan pandangannya.
Sejumlah pihak turut diundang, termasuk perwakilan komunitas ekonomi kreatif yang memberikan advokasi kepada Amsal. Mereka diminta memberikan pandangan terkait praktik penentuan harga dalam industri kreatif.
Habiburokhman menyatakan, di akhir rapat Komisi III akan menyusun kesimpulan sebagai bagian dari kewenangan konstitusional DPR.
Kesimpulan tersebut diharapkan dapat menjadi masukan dalam proses penegakan hukum, sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku industri kreatif.
“Harapannya ada kejelasan dan keadilan, tidak hanya untuk Pak Amsal, tetapi juga bagi pelaku ekonomi kreatif lainnya,” pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.