JAKARTA - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda kawasan Tangerang Selatan (Tangsel), menyebabkan banjir di 25 titik permukiman warga serta longsor di 13 lokasi.
Komandan Peleton Satgas BPBD Kota Tangerang Selatan, Dian Wiryawan, mengungkapkan laporan terbaru kondisi banjir dan longsor hingga Minggu (5/4/2026) pukul 21.30 WIB.
“Update laporan genangan atau banjir dan longsor di Kota Tangsel pukul 21.30 WIB,” ujar Dian.
Sebanyak 25 titik banjir tersebar di beberapa wilayah, dengan ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 150 cm. Ratusan kepala keluarga terdampak, terutama di wilayah Pamulang, Serpong, Ciputat, dan Setu.
Beberapa titik terdampak antara lain:
Komplek MA Pamulang Timur (20–40 cm, 90 KK) – sudah surut
BPI RW 04 Pamulang Timur (30–90 cm, 300 KK) – sudah surut
Perum BPI Blok F Pamulang Barat (40 cm, 100 KK) – sudah surut
Jl. Ketapang Blok N Pamper Pamulang Barat (50–100 cm, 20 KK) – sudah surut
Jl. Akasia 1 Blok AC Pamulang Barat (90 cm, 35 KK) – sudah surut
Griya Jakarta 2 Pamulang Barat (30 cm, 50 KK) – sudah surut
Perum Lembah Pinus Pamulang Barat (30–60 cm, 130 KK) – sudah surut
Perum Serpong Jaya Buaran (40 cm, 60 KK) – sudah surut
Perum Serpong Terrace Buaran (35 cm, 50 KK) – tersisa genangan 10 cm di 2 blok
Green Harmoni Kencana Loka Ciater (25 cm, 60 KK) – sudah surut
Citra Prima 2 Kranggan (30–95 cm, 100 KK) – sudah surut
Taman Crisyan Kencana Loka Ciater BSD (70 cm, 60 KK) – sudah surut
Namara Residence Benda Baru (40–60 cm, 55 KK) – sudah surut
Puri Serpong 1 Setu (40 cm, 130 KK) – sudah surut
Pondok Hijau Pisangan Ciputat (30–80 cm, 300 KK) – sudah surut
Kp. Kademangan Setu (30 cm, 30 KK) – sudah surut
Perum SCP Babakan Setu (35 cm, akses masuk terdampak) – sudah surut
Kp. Empang Sari Ciputat (60 cm, 55 KK) – sudah surut
Jl. Aria Putra Kedaung (25 cm) – sudah surut
Puri Bintaro Indah Jombang (10–30 cm, 250 KK) – sudah surut
Orchid Garden Benda Baru (30–80 cm, 26 KK terdampak) – sudah surut
Kp. Benda Baru Pamulang (35 cm, 4 KK) – sudah surut
Jl. Raya Ceger Taman Mangu (±15 cm, akses jalan) – sudah surut
Cluster Paradiso Serua (30 cm, 40 KK) – sudah surut
Rancasaga HK Muncul (20–150 cm, 25 KK) – tersisa genangan 60 cm
Penyebab utama banjir adalah tingginya intensitas hujan yang menyebabkan meluapnya aliran kali serta buruknya sistem drainase di sejumlah wilayah.
Longsor
Sebanyak 13 titik longsor terjadi di wilayah Setu, Pamulang, dan Serpong. Dampak yang ditimbulkan meliputi kerusakan rumah warga hingga terputusnya akses jalan.
Beberapa lokasi longsor antara lain:
Jl. Sengkol Muncul – akses jalan terdampak
Kp. Sengkol Muncul – 1 tembok rumah rusak
RT 003 RW 01 Muncul – 1 tembok rumah rusak
RT 008 RW 03 Muncul – 1 rumah terdampak
Keranggan Setu – akses jalan terdampak
Perum BSR Buaran – 3 rumah terdampak di bagian pinggir
BPI Pamulang Timur – 1 rumah terdampak
Jl. Amarta 1 Pondok Benda – tebing longsor
Kademangan Setu (beberapa titik) – rumah dan akses jalan terdampak
Villa Dago Tol Ciater – longsor menutup akses jalan dan menimpa rumah warga
Jl. Alhakimah Ciater – akses jalan terdampak dan berpotensi mengancam 1 rumah
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.