Sebelumnya, lembaga penyiaran publik Israel melaporkan bahwa Kabinet Keamanan telah membahas permintaan AS untuk gencatan senjata di Lebanon dalam pertemuan yang diadakan Rabu (15/4/2026) malam, namun berakhir tanpa pengumuman.
Pada Rabu, Trump mengatakan bahwa Washington “berusaha untuk mendapatkan sedikit ruang bernapas antara Israel dan Lebanon. Sudah lama sejak kedua pemimpin tersebut berbicara, sekitar 34 tahun. Itu akan terjadi besok.”
Pengumuman itu menyusul pembicaraan yang dimediasi AS antara delegasi Lebanon dan Israel yang berlangsung Selasa (14/4/2026) di Departemen Luar Negeri di Washington.
Kelompok Hizbullah tidak diwakili dalam pertemuan tersebut dan menolak langkah itu.
Kedua pihak sepakat untuk memulai negosiasi perdamaian langsung, dengan lokasi dan waktu yang akan ditentukan kemudian, sementara Israel masih menduduki sejumlah wilayah di Lebanon selatan — beberapa sejak puluhan tahun lalu dan lainnya sejak perang 2023–2024.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.