Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Prajurit UNIFIL Prancis Gugur di Lebanon, Kemlu RI: Semua Pihak Harus Tahan Diri

Achmad Al Fiqri , Jurnalis-Minggu, 19 April 2026 |11:21 WIB
Prajurit UNIFIL Prancis Gugur di Lebanon, Kemlu RI: Semua Pihak Harus Tahan Diri
Israel lancarkan serangan di Lebanon (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya satu prajurit Prancis dalam menjalankan misi perdamaian UNIFIL di Lebanon, Sabtu (18/4/2026). Kemlu RI menyerukan semua pihak untuk menahan diri dan menjunjung tinggi hukum humaniter internasional.

"Pemerintah Indonesia menyampaikan belasungkawa dan simpati yang mendalam kepada Pemerintah dan rakyat Prancis atas gugurnya peacekeepers Prancis dan beberapa lainnya yang mengalami luka-luka dalam insiden terhadap UNIFIL pada tanggal 18 April 2026," tulis Kemlu RI melalui akun X @Kemlu_RI yang dikutip, Minggu (19/4/2026).

Kemlu RI menegaskan, serangan terhadap prajurit UNIFIL di tengah gencatan senjata itu tidak dapat diterima. Seluruh pihak diminta untuk menahan diri dan menjunjung hukum humaniter internasional.

"Serangan yang terjadi di tengah kesepakatan gencatan senjata selama 10 hari merupakan hal yang tidak dapat diterima. Seluruh pihak harus menahan diri, menghormati kedaulatan negara, dan menjunjung tinggi hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional," bunyi keterangannya.

Kemlu RI menegaskan, negosiasi yang tengah berlangsung dan gencatan senjata harus dihormati sepenuhnya, serta tidak dilanggar dengan tindakan kekerasan yang berisiko memperburuk eskalasi dan membahayakan keselamatan personel di lapangan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement