Pangdam Jaya menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan kolaboratif yang berkelanjutan.
“Momentum Hari Bumi ini menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami ingin Setu Babakan bukan sekadar objek wisata, tetapi ekosistem yang sehat bagi ikan lokal dan nyaman bagi masyarakat Jakarta. Melalui Jaga Jayakarta – Jaga Bumi, kita bergerak bersama, dari aksi kecil yang berdampak besar,” ujar Pangdam dalam siaran persnya.
Kegiatan ini menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI, pegiat lingkungan, dan masyarakat dalam menjaga ruang hidup bersama. Dampak awal mulai terlihat dari berkurangnya dominasi ikan invasif, meningkatnya peluang hidup ikan lokal, serta tumbuhnya kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan. Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai titik sebagai bagian dari komitmen menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.