Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Di Hadapan Ribuan Personel Brimob, Kapolri Waspadai Dampak Geopolitik

Yuwantoro Winduajie , Jurnalis-Selasa, 21 April 2026 |17:52 WIB
Di Hadapan Ribuan Personel Brimob, Kapolri Waspadai Dampak Geopolitik
Di Hadapan Ribuan Personel Brimob, Kapolri Waspadai Dampak Geopolitik (Dok Okezone)
A
A
A

DEPOK - Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyoroti konflik di Timur Tengah yang dinilai bisa berdampak pada kondisi global. Konflik tersebut utamanya berdampak pada potensi kenaikan harga energi yang berpotensi mengganggu kondisi keamanan dalam negeri.

Hal itu diungkapkan Sigit saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Korps Brimob Polri yang digelar di Lapangan Mako Brimob Polri, Depok, Jawa Barat, Selasa (21/4/2026).

Dalam arahannya, Sigit menyebut konflik antara Amerika Serikat-Israel dan Iran serta keterlibatan negara lain berpotensi memperluas eskalasi global.

“Kita harus terus mengikuti dan mewaspadai dampak ataupun implikasi dari konflik yang terjadi antara Israel melawan Iran,” ujarnya.

Ia menjelaskan konflik tersebut telah mengganggu sektor energi dunia, termasuk jalur distribusi penting seperti Selat Hormuz. 

“Saat ini di Selat Hormuz, kapal-kapal yang lewat pun juga terjadi penyerangan, sehingga ini berdampak kepada situasi energi khususnya yang hampir 20% melewati Selat Hormuz,” katanya.

Menurutnya, kondisi ini dapat memicu kenaikan harga minyak dunia yang signifikan. Menurutnya, harga minyak per barel bahkan sempat menembus 200 USD.

“Beberapa waktu yang lalu kita sudah tembus di atas 100 USD per barel dan kalau ini terus berlanjut, ini bisa mencapai angka 200 USD per barel,” ucapnya.

Sigit juga mengingatkan dampaknya terhadap dalam negeri, khususnya kenaikan harga BBM dan LPG nonsubsidi.

“Namun di sisi lain kita juga melihat bahwa khusus BBM non-subsidi dan LPG non-subsidi terjadi peningkatan dan ini implikasinya akan berdampak terhadap naiknya harga-harga,” ujarnya.

Ia menilai kondisi tersebut berpotensi memicu gangguan keamanan sehingga seluruh personel diminta meningkatkan kesiapsiagaan.

“Ini akan menimbulkan reaksi, akan menimbulkan potensi terjadinya eskalasi yang meningkat, khususnya terkait dengan masalah keamanan di dalam negeri,” katanya.
 

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement