Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jadi Kepala Bakom, Qodari: Harus Agresif, Kalau Diserang Tidak Diam

Binti Mufarida , Jurnalis-Selasa, 28 April 2026 |22:04 WIB
Jadi Kepala Bakom, Qodari: Harus Agresif, Kalau Diserang Tidak Diam
M Qodari (Foto: Binti M/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari, menegaskan pola komunikasi pemerintah akan mengalami perubahan signifikan. Di bawah komandonya, Bakom akan tampil lebih aktif dan agresif dalam mengawal narasi publik terkait kebijakan pemerintah.

Hal tersebut ditegaskan Qodari dalam sambutannya pada acara pisah sambut jabatan Kepala Bakom di Auditorium Bakom, Jakarta, Selasa (28/4/2026). Ia menepis anggapan bahwa pemerintah harus selalu bersikap pasif saat menghadapi kritik atau serangan di ruang publik.

Mulanya, Qodari menceritakan ada pengamat yang mengkritik penunjukannya dan Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi. 

“Ada salah satu pengamat, beliau mengatakan ini kelihatannya Bapak Presiden mau ngajak perang ini. Karena yang ditunjuk Qodari dengan Hasan Nasbi katanya. Ini katanya duanya ini tipe penyerang, begitu. Wah ini ngajak ribut gitu,” kata Qodari.

Qodari pun menegaskan sikap agresif yang dikeluarkan pemerintah kadang diperlukan agar informasi berimbang. “Saya langsung komentar begini, emang maunya situ nyerang-nyerang terus nggak ada yang jawab gitu ya? Enak aja, sorry ye,” tegasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement