Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Korban Tewas Kecelakaan Muratara Didominasi Penumpang Bus ALS

Era Neizma Wedya , Jurnalis-Rabu, 06 Mei 2026 |18:58 WIB
Korban Tewas Kecelakaan Muratara Didominasi Penumpang Bus ALS
Kecelakaan Lalu Lintas di Muratara (foto: dok ist)
A
A
A

MURATARA – Peristiwa kecelakaan maut yang berujung kebakaran di Jalinsum, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), menewaskan sedikitnya 16 orang. Mayoritas korban merupakan penumpang bus Antar Lintas Sumatera (ALS).

Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara hingga pukul 15.44 WIB, sebanyak 14 orang meninggal dunia di dalam bus ALS, sementara dua korban lainnya merupakan pengemudi dan penumpang mobil tangki minyak.

"Data sementara, korban meninggal di bus ALS sebanyak 14 orang, dan dua orang dari mobil tangki. Total 16 orang meninggal dunia," ujar Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Muratara, H Mugono, Rabu (6/5/2026).

Selain korban meninggal, terdapat empat orang selamat. Tiga di antaranya mengalami luka bakar serius, sementara satu korban mengalami luka ringan dan kini menjalani perawatan di Puskesmas Karang Jaya.

Sebagian besar korban tewas ditemukan dalam kondisi hangus terbakar dan telah dievakuasi ke dalam kantong jenazah untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, melibatkan bus ALS, mobil tangki minyak, serta satu sepeda motor yang turut terbakar di lokasi kejadian.

 

Berdasarkan informasi awal, bus ALS yang melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi diduga masuk ke jalur berlawanan saat melintas di lokasi kejadian. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang mobil tangki BBM, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari dan memicu kebakaran hebat.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Muratara, Aiptu Iin Shodikin, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebutkan, hingga kini pihaknya masih melakukan pendataan terhadap identitas para korban, khususnya penumpang bus.

"Untuk korban dari bus masih kami lakukan pendataan. Data penumpang masih kami telusuri," ujar Iin.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement