JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) mengimbau seluruh jamaah haji Indonesia mulai menghemat tenaga dan mempersiapkan diri menghadapi fase puncak ibadah haji 1447 H/2026 M.
Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengatakan fase puncak haji membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan spiritual. Karena itu, jamaah diminta tidak memaksakan diri beraktivitas di luar hotel, terutama pada siang hari, mengingat suhu di Makkah dan Madinah berkisar 38 hingga 42 derajat Celsius.
“Jamaah perlu mengutamakan kesehatan. Hemat tenaga, cukup istirahat, makan tepat waktu, minum air putih yang cukup, dan selalu ikuti arahan petugas,” ujar Maria di Jakarta, dikutip Selasa (12/5/2026).
Maria menjelaskan, hingga hari ke-21 operasional haji, sebanyak 341 kloter dengan total 132.057 jamaah dan 1.361 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 240 kloter dengan 92.767 jamaah dan 960 petugas telah tiba di Makkah dari Madinah.
Sementara untuk kedatangan gelombang kedua melalui Jeddah, tercatat 67 kloter dengan 25.541 jamaah dan 269 petugas telah tiba di Arab Saudi. Adapun jamaah haji khusus yang telah tiba berjumlah 5.766 orang.