Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Munas VI KBPP Polri Dorong Soliditas, Kabaharkam: Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

Arief Setyadi , Jurnalis-Jum'at, 15 Mei 2026 |16:18 WIB
Munas VI KBPP Polri Dorong Soliditas, Kabaharkam: Harus Bermanfaat bagi Masyarakat
Ketum KBPP Polri Evita Nursanty dan Kabaharkam Polri Komjen Pol Karyoto (Foto: Ist/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Musyawarah Nasional (Munas) VI Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri menjadi momentum konsolidasi untuk memperkuat soliditas organisasi di tengah dinamika tantangan bangsa yang semakin kompleks. Kegiatan tersebut menekankan pentingnya persatuan dan kebersamaan sebagai fondasi utama organisasi agar tetap kuat dan relevan dalam menjalankan perannya di masyarakat.

Ketua Umum KBPP Polri Evita Nursanty menegaskan kekuatan organisasi hanya dapat terbangun apabila seluruh anggotanya memiliki semangat kebersamaan, loyalitas, dan persatuan.  Ia menilai tema “Solid untuk Polri dan Negeri” yang diusung dalam Munas mencerminkan komitmen KBPP Polri dalam mendukung stabilitas keamanan nasional bersama Polri.

Menurut Evita, organisasi yang tidak memiliki soliditas akan sulit berkembang dan mencapai tujuan yang diharapkan. “Organisasi yang terpecah belah adalah organisasi yang lemah. Organisasi seperti itu tidak akan mampu melangkah jauh dan mencapai tujuan mulianya,” kata Evita, dikutip Jumat (15/5/2026).

Ia menjelaskan, soliditas tidak hanya terlihat dari kekompakan luar. Namun, juga mencakup kesamaan arah perjuangan, loyalitas, serta rasa persaudaraan di seluruh tingkatan organisasi.

Di tengah perkembangan teknologi digital serta munculnya berbagai tantangan seperti disinformasi, intoleransi, hingga radikalisme, KBPP Polri dinilai perlu terus beradaptasi dan memperkuat perannya di tengah masyarakat.

“KBPP Polri tidak boleh hanya menjadi organisasi seremonial. KBPP Polri harus menjadi organisasi yang hadir di tengah masyarakat, menjadi perekat kebangsaan, menjadi mitra strategis Polri, serta menjadi bagian dari solusi bangsa,” tuturnya.

KBPP Polri, menurutnya, memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kehormatan organisasi. Apalagi, lahir langsung dari semangat pengabdian keluarga besar Polri dan berdiri berdasarkan TR Kepolisian RI pada 2001.

Ia menambahkan, organisasi tetap mampu bertahan selama lima tahun terakhir, meski menghadapi tantangan pandemi Covid-19 yang membatasi ruang gerak dan aktivitas masyarakat.

“Namun Alhamdulillah, dengan semangat pengabdian, kebersamaan, dan loyalitas tinggi, seluruh jajaran pengurus pusat hingga daerah tetap mampu menjalankan organisasi dengan baik, tetap solid, dan tetap hadir di tengah masyarakat,” tuturnya.

Sementara Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Karyoto menekankan KBPP Polri harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. “Kita berharap KBPP Polri bisa menjadi organisasi yang memiliki nilai manfaat bagi masyarakat. Jadilah agen yang ikut mengambil bagian dalam pembangunan,” ujar Karyoto.

Ia juga mendorong KBPP Polri untuk berperan aktif dalam mendukung berbagai program pemerintah, mulai dari edukasi bahaya narkoba, penguatan ekonomi masyarakat, hingga ketahanan pangan sederhana di lingkungan rumah tangga.

“Yang jelas, KBPP Polri harus punya nilai manfaat sebagai organisasi kemasyarakatan karena memang sifatnya sosial kemasyarakatan,” tuturnya.

Selain itu, KBPP Polri harus terus menjaga soliditas. Di sisi lain, ia menyinggung soal situasi keamanan nasional terkait isu kenaikan harga dan BBM dengan memastikan situasi di Indonesia masih aman dan berjalan normal.

“Jalan raya masih macet, masyarakat di mal dan pasar juga masih beraktivitas seperti biasa. Tidak ada ketakutan atau kepanikan, berarti Indonesia masih aman, insya Allah,” pungkasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement