JAKARTA - Keberadaan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di kawasan Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, mendapat perhatian setelah videonya viral di media sosial. Satpol PP DKI Jakarta menertibkan delapan orang dan membawa mereka ke panti sosial di Jakarta Barat.
Dalam video viral beredar, sejumlah pengemis dan manusia gerobak memanfaatkan trotoar sebagai tempat beraktivitas.
Mereka menggelar tikar maupun spanduk untuk alas duduk di sepanjang jalur pedestrian dari sekitar Halte Mampang Prapatan menuju arah Warung Buncit.
Sementara pada malam hari, mereka tampak duduk berjajar sambil menunggu belas kasihan dari pengguna jalan yang melintas.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Satriadi, mengatakan setelah diamankan, delapan PMKS tersebut dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 untuk penanganan lebih lanjut.
"Satpol PP membawa delapan orang PPKS kepada Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1, guna pelayanan dan penanganan lanjutan," kata Satriadi, Jumat (15/5/2026).
Delapan orang yang diamankan mayoritas merupakan lanjut usia (lansia). Mereka yakni Suwino (74) asal Tegal, Udin (63) asal Brebes, Waskam (73) asal Kuningan.
Selanjutnya Budi Cahyono (61) asal Kediri, Slamet Basuki (65) asal Jakarta, Umardani (56) asal Jakarta, Juni Marlis (45) asal Padang, serta Abdul Hadi (61) asal Jakarta.
Sebelumnya, aparat telah memberikan imbauan agar aktivitas para PMKS tidak mengganggu fasilitas umum. Pasalnya, keberadaan mereka di trotoar dinilai menghambat pejalan kaki dan berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.
Kondisi itu juga dikeluhkan warga Mampang Prapatan juga akibat maraknya manusia gerobak dan pengemis yang beraktivitas di pinggir jalan.
Pemerintah daerah disebut telah beberapa kali melakukan penanganan terhadap keberadaan mereka namun tak digubris.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.