Selain itu, pemerintah juga masih berupaya memperoleh informasi terkait kapal yang membawa jurnalis Bambang Noroyono. Hingga kini, komunikasi dengan kapal tersebut masih terus dilakukan untuk memastikan status kapal maupun kondisi awak di dalamnya.
“Kapal yang membawa jurnalis Bambang Noroyono sampai saat ini masih terus diupayakan untuk dihubungi guna mengetahui status kapal serta kondisi yang bersangkutan,” kata Yvonne.
Menurut Kemlu, situasi di lapangan masih sangat dinamis sehingga berbagai kemungkinan perkembangan terus diantisipasi oleh pemerintah Indonesia.
Sejak awal insiden terjadi, Direktorat Pelindungan WNI Kemlu telah berkoordinasi dengan KBRI Ankara, KBRI Kairo, dan KBRI Amman untuk menyiapkan langkah-langkah antisipatif.
“Sejak awal, Kemlu melalui Direktorat PWNI telah berkoordinasi dengan KBRI Ankara, KBRI Kairo, dan KBRI Amman untuk memastikan keselamatan serta percepatan proses pemulangan para WNI apabila diperlukan,” ujarnya.
Kemlu, kata Yvonne, juga terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak terkait guna memperoleh perkembangan terkini mengenai kondisi para WNI yang berada dalam armada kemanusiaan tersebut.
“Pelindungan WNI akan terus menjadi prioritas utama Pemerintah Indonesia di tengah situasi yang berkembang sangat cepat,” tegasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.