Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jelang Idul Adha, Petugas Temukan Produk Mengandung Formalin Berbahaya saat Sidak Pasar

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Selasa, 26 Mei 2026 |13:28 WIB
Jelang Idul Adha, Petugas Temukan Produk Mengandung Formalin Berbahaya saat Sidak Pasar
Petugas Temukan Produk Mengandung Formalin Berbahaya saat Sidak Pasar
A
A
A

TANGSEL - Pemerintah Kota Tangerang Selatan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Serpong menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Sidak untuk memastikan stabilitas harga pangan, ketersediaan stok bahan pokok, serta keamanan produk pangan yang beredar di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat jelang hari raya.

Dalam operasi di Pasar Serpong, Pemkot Tangsel bersama BPOM menemukan kandungan bahan berbahaya pada tiga jenis produk, yakni tahu, mi kuning, dan kue mangkuk. Bahan yang ditemukan berupa formalin dan Rhodamin B yang dilarang digunakan dalam pangan.

“Langkah yang kami lakukan adalah meminta pedagang menurunkan dan tidak menjual produk tersebut, serta menindaklanjuti kepada produsen terkait agar ke depan tidak lagi menggunakan bahan yang dilarang,” ujar Asisten Daerah (Asda) II Kota Tangsel, Heru Agus Santoso, Selasa (26/5/2026).

Pihaknya akan terus memperketat pengawasan pangan dan distribusi bahan pokok hingga Idul adha tiba. Koordinasi lintas lembaga mulai dari Bulog, BPOM, Dinas Perdagangan, hingga pemerintah provinsi akan terus diperkuat agar masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan tenang

Selain memastikan keamanan produk, petugas juga mendapati adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas, seperti telur, ayam, cabai rawit merah, dan cabai keriting merah. Meski demikian, pemerintah menyebut pasokan bahan pokok di pasar masih dalam kondisi aman dan distribusi tetap berjalan lancar.

Agus menjelaskan, kenaikan harga terjadi pada beberapa kebutuhan pokok yang mengalami peningkatan permintaan menjelang Idul adha.

 

Selain itu, kenaikan juga terjadi pada komoditas cabai, khususnya cabai rawit merah dan cabai keriting merah.

“Cabai rawit merah memang sudah mengalami kenaikan sejak minggu lalu. Sementara cabai keriting mengalami kenaikan sejak 2–3 hari terakhir,” tambahnya.

Dalam sidak tersebut, ketersediaan stok Minyakita turut menjadi perhatian. Pemkot Tangsel sebelumnya menerima laporan terkait kelangkaan stok di lapangan. Namun, kondisi tersebut mulai berangsur normal setelah dilakukan koordinasi dengan berbagai pihak.

“Per hari ini pasokan stok sudah mulai tersedia kembali. Informasi dari beberapa pedagang, mereka kini dapat langsung mengakses pembelian Minyakita melalui Bulog dengan syarat memiliki NIB terlebih dahulu,” tandasnya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement