Kehadiran personel TNI di lapangan diharapkan menambah kekuatan pengawasan wilayah, terutama pada jam rawan ketika mobilitas masyarakat masih tinggi. Upaya preventif itu kini menjadi fokus utama operasi bersama.
Fenomena begal dalam beberapa waktu terakhir memang menjadi perhatian publik. Aksi para pelaku dinilai semakin nekat sehingga memicu kekhawatiran masyarakat terhadap keamanan jalanan. Karena itu, penguatan patroli gabungan dianggap perlu untuk menekan angka kriminalitas.
TNI AD memastikan keterlibatan prajurit tetap berada dalam batas kewenangan yang diatur undang-undang. Fokus utama operasi ialah membantu menciptakan situasi aman dan kondusif di tengah masyarakat.
Sinergi dengan Polri disebut menjadi kunci dalam menghadapi ancaman kriminal jalanan. Dengan pembagian tugas yang jelas, operasi diharapkan berjalan efektif tanpa menabrak aturan hukum. Langkah tersebut sekaligus menegaskan bahwa fungsi penegakan hukum sipil tetap menjadi ranah kepolisian.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.