Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peristiwa Bersejarah 2 Juni: Tsunami Banyuwangi hingga Kelahiran Tan Malaka

Awaludin , Jurnalis-Selasa, 02 Juni 2026 |06:10 WIB
Peristiwa Bersejarah 2 Juni: Tsunami Banyuwangi hingga Kelahiran Tan Malaka
Gelombang tinggi (foto: freepik)
A
A
A


JAKARTA – Sejumlah peristiwa penting tercatat dalam perjalanan sejarah Indonesia maupun dunia yang terjadi setiap tanggal 2 Juni. Mulai dari bencana tsunami yang melanda Banyuwangi, Jawa Timur, hingga momen bersejarah penemuan radio oleh ilmuwan asal Italia, Guglielmo Marconi.

Berikut sejumlah peristiwa penting yang terjadi pada 2 Juni:

1. Tsunami Banyuwangi 1994

Gempa bumi tektonik yang berpusat di Samudra Hindia mengguncang wilayah selatan Jawa Timur pada 2 Juni 1994 sekitar pukul 18.17 WIB. Beberapa jam setelah gempa terjadi, gelombang tsunami menerjang pesisir selatan Jawa Timur bagian timur, terutama wilayah Kabupaten Banyuwangi, pada dini hari 3 Juni 1994.

Sejumlah kawasan pesisir seperti Pantai Plengkung, Pantai Pancer, dan Pantai Rajegwesi mengalami kerusakan parah akibat terjangan gelombang tsunami. Bencana tersebut menewaskan sekitar 215 orang dan menjadi salah satu tsunami paling mematikan yang pernah terjadi di Jawa Timur.

Banyaknya korban jiwa terjadi karena gelombang tsunami datang saat sebagian besar warga masih tertidur lelap pada dini hari.

2. Kelahiran Tan Malaka

Tanggal 2 Juni juga menjadi hari kelahiran Tan Malaka, salah satu tokoh penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Tan Malaka, yang memiliki nama lengkap Ibrahim Gelar Datuk Sutan Malaka, lahir pada 2 Juni 1897 dan wafat pada 21 Februari 1949.

Ia dikenal sebagai pengajar, filsuf, pejuang kemerdekaan, pendiri Partai Murba, serta Pahlawan Nasional Indonesia. Tan Malaka juga menulis buku "Naar de Republiek Indonesia", yang dianggap sebagai salah satu karya awal yang menggagas Indonesia sebagai negara merdeka.

Atas kontribusinya terhadap gagasan kebangsaan Indonesia, majalah Tempo pernah menjulukinya sebagai "Bapak Republik".

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement