JAKARTA - Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, telah dibuka sepenuhnya setelah bagian ruas jalan tersebut sempat ambles pekan lalu. Kepala Seksi Pembangunan dan Peningkatan Drainase Sudin SDA Jakarta Selatan, Horas Yosua mengatakan bahwa proses perbaikan saluran air dan pengecoran jalan yang ambles telah selesai dilakukan.
"Kami bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat karena pekerjaan ini dapat diselesaikan dalam waktu 3x24 jam," ujar Kepala Seksi Pembangunan dan Peningkatan Drainase Sudin SDA Jakarta Selatan, Horas Yosua kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, Sudin SDA Jakarta Selatan memastikan pekerjaan perbaikan jalan yang terdampak kerusakan saluran drainase telah selesai dan kembali dibuka untuk lalu lintas kendaraan. Proses perbaikan berhasil diselesaikan dalam waktu tiga hari atau 3x24 jam berkat kolaborasi sejumlah pihak, mulai dari Dinas Perhubungan, kecamatan, kelurahan, hingga pelaksana pekerjaan.
Dia menerangkan, kerusakan jalan dipicu kondisi saluran lama yang telah mengalami korosi atau keropos. Kondisi ini menjadi perhatian utama dalam proses perbaikan karena berpotensi mengganggu kapasitas jalan dan kelancaran lalu lintas.
Dia menjelaskan, selama pekerjaan berlangsung, sebagian lajur jalan harus ditutup sehingga kapasitas jalan berkurang dan memicu kepadatan kendaraan. Setelah pekerjaan selesai, akses jalan kembali dibuka untuk mengembalikan kapasitas lalu lintas ke kondisi normal.
Dia memaparkan, terkait keterlambatan pembukaan jalan yang semula direncanakan pukul 05.00 WIB tetapi baru terealisasi sekitar pukul 08.00 WIB, pihaknya harus memastikan beton yang digunakan mencapai tingkat kekuatan yang aman sebelum jalan dibuka untuk umum. Hal itu karena beton memerlukan waktu sekitar 8 jam untuk menjalani proses reaksi kimia agar mencapai kekuatan awal yang memadai.
"Saat ini kendaraan roda dua maupun roda empat sudah dapat melintas secara normal. Kami menunggu beton mengering dan mencapai kekuatan tertentu sehingga lebih aman saat jalan dibuka kembali untuk dilalui kendaraan," tuturnya.
Horas mengungkap, secara fungsional pekerjaan telah selesai 100 persen dan jalan sudah dapat digunakan secara normal meski proses pematangan beton masih akan terus berlangsung. Hal itu karena umumnya beton mencapai kekuatan optimal setelah 28 hari, tetapi penggunaan bahan aditif khusus dalam pekerjaan tersebut memungkinkan proses pengerasan berlangsung lebih cepat.
"Jalan sudah bisa digunakan secara normal. Meskipun demikian, proses pematangan beton tetap berlangsung dan akan semakin baik seiring waktu," katanya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, pembukaan Jalan Raya Lenteng Agung dilakukan pasca-pengecoran jalan di atas box culvert yang baru dipasang menghubungkan saluran penghubung (PHB) Universitas Indonesia dan Kali Ciliwung telah rampung dikerjakan pada pukul 11.32 WIB karena harus menunggu aspalnya kering dahulu. Traffic cone, road barrier, hingga papan pengumuman diangkat satu per satu oleh petugas Dinas Perhubungan.
Jalan yang baru dicor itu disapu oleh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dan disirami air. Sebelum dibuka seluruhnya, Jalan Raya Lenteng Agung mengalami kepadatan, tetapi pasca-dibuka arus lalu lintasnya sudah kembali terurai hingga ramai lancar.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.