“Melemahnya rupiah, turunnya indeks harga saham, dan geliat sektor riil yang mengalami tekanan, serta berbagai kasus korupsi atas kebijakan populis adalah buah tata kelola negara yang tidak berjalan baik," tuturnya.
Menurut dia, kondisi ini diperparah dengan tidak adanya supremasi hukum yang melahirkan krisis kepercayaan yang ditanggapi negatif oleh pasar. Oleh karena itu, tanpa hukum yang berkeadilan, tidak akan ada kepastian.
"Apalagi ketika hukum menjadi alat kekuasaan. Tanpa supremasi hukum, terciptalah penjajahan gaya baru," tuturnya.
Melalui pidato Indonesia Menggugat, kata Hasto, Bung Karno menegaskan bahwa yang dilawan rakyat Indonesia bukanlah orang-orang Belanda, melainkan suatu nafsu yang menghisap dan menyengsarakan. Kapitalisme dan kolonialisme akan selalu menampilkan wajah baru.
“Trisakti Bung Karno adalah kehendak, tekad, dan jalan menjadi bangsa yang kuat untuk menghadapi sistem yang melahirkan penderitaan rakyat. Gagasan Bung Karno terbukti menjadi landasan dan kompas perjuangan bangsa. Itulah api perjuangan Bung Karno yang harus terus dinyalakan," pungkasnya.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.