Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

2 Jam Diperiksa Polisi, Ketum YLBHI Ditanya Soal Pembentukan Tim Investigasi Kasus Andrie Yunus

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Selasa, 09 Juni 2026 |14:07 WIB
2 Jam Diperiksa Polisi, Ketum YLBHI Ditanya Soal Pembentukan Tim Investigasi Kasus Andrie Yunus
Perwakilan Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD), Zainal Arifin (foto: Okezone)
A
A
A

Dalam pemeriksaan, dia membeberkan pembentukan tim investigasi dilakukan pasca rasa khawatir atas penyidikan terhadap Andrie Yunus bakal menemui kendala dari upaya penyembunyian fakta-fakta di lapangan. Begitu juga pada pada pelaku, yang mana kekhawatiran itu kini terbukti.

"Jadi kekhawatiran kami ketika perkara ini berkembang, terus hanya 4 orang (saja jadi tersangka), padahal kami sudah sampaikan ke penyidik, tim investigasi yang dibentuk menemukan 16 pelaku, kemana itu 12 pelaku lainnya? Kami mendorong kekoalisian untuk meneruskan penyidikannya," terangnya.

Sementara itu, Perwakilan Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD), Zainal Arifin menambahkan, rencananya perwakilan TAUD, khususnya dari aktivis KontraS bakal dimintai keterangan oleh polisi dalam waktu dekat ini. Mereka dipanggil kaitannya penelusuran fakta-fakta hasil investigasi dari TAUD atas kasus Andrie Yunus.

"Kemungkinan besar dari KontraS. Mungkin mas Dimas ya, dari ILB Jakarta, mas Fadil. Jadi orang-orang yang kemudian melakukan penelusuran, pengungkapan, pembentukan tim investigasi karena kan butuh legalitas," pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement