Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kapuspen TNI: Keterlibatan Prajurit Tangani Begal Demi Keamanan Masyarakat

Danandaya Arya putra , Jurnalis-Selasa, 09 Juni 2026 |15:13 WIB
Kapuspen TNI: Keterlibatan Prajurit Tangani Begal Demi Keamanan Masyarakat
Kapuspen TNI, Brigjen Muhammad Nas (foto: Okezone)
A
A
A

Nas mencontohkan, apabila seorang prajurit melihat aksi pembegalan secara langsung, maka tindakan untuk membantu korban dan mengamankan pelaku merupakan bagian dari tanggung jawab yang harus dilakukan.

“Kalau ada begal di depan mata lalu prajurit TNI membiarkannya, justru bisa dianggap sebagai pembiaran. Dalam kondisi tertentu, keterlibatan itu juga dapat dilakukan melalui mekanisme operasi perbantuan atas permintaan kepolisian,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nas meminta masyarakat tidak serta-merta menganggap kehadiran TNI dalam membantu penanganan masalah keamanan sipil sebagai bentuk militerisme. Menurutnya, yang perlu dilihat adalah tujuan, dasar hukum, dan manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Jangan buru-buru menyebut kehadiran kami di ranah sipil sebagai militerisme. Yang harus dilihat adalah apakah ada dasar hukumnya dan bagaimana dampaknya bagi masyarakat,” katanya.

Ia memastikan, apabila prajurit TNI berhasil menangkap pelaku begal, proses hukum tetap akan dilakukan oleh aparat penegak hukum yang berwenang.

“Jika ada laporan atau ditemukan aksi begal, prajurit terdekat bisa membantu mengamankan pelaku. Setelah itu akan diserahkan kepada kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkas Nas.
 

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement