Gempa bumi memicu setidaknya 10 tanah longsor, termasuk beberapa di wilayah selatan Mindanao. Di Sarangani, 13 warga Barangay New Aklan dilaporkan terkubur ketika tanah longsor melanda komunitas tersebut.
Pihak berwenang juga sedang menyelidiki laporan bahwa seluruh desa mungkin telah terkubur, meskipun korban jiwa terkait belum dikonfirmasi.
Bencana tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur yang meluas. Pejabat melaporkan kerusakan pada 18 jembatan, 41 jalan, dan 238 fasilitas umum, dengan beberapa jalur transportasi tetap tidak dapat dilalui.
Pemadaman listrik telah memengaruhi sekitar 130.000 konsumen, sementara rumah sakit terus beroperasi dalam kondisi sulit, merawat pasien di tenda karena gempa susulan dan masalah struktural.
Lebih dari 149.000 orang telah terdampak bencana ini, termasuk lebih dari 41.000 warga yang mengungsi. Hampir 3.000 rumah rusak.
Departemen Pendidikan mengatakan gempa bumi tersebut berdampak pada sekitar 6.224 sekolah, lebih dari 3,2 juta siswa, dan sekitar 128.000 guru dan staf sekolah.
Pemerintah mengatakan bantuan darurat senilai USD78.080 (Rp1,2 miliar) telah didistribusikan, seiring upaya bantuan terus berlanjut di seluruh wilayah yang terkena gempa
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.