JAKARTA - Kecelakaan maut di Simpang Unisma, Bekasi Timur mengakibatkan seorang pengemudi ojek online (Ojol) meninggal dunia pada Senin (29/6/2026). Korban saat ini telah disemayamkan di kamar jenazah RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, Jawa Barat.
Pantauan Okezone di lokasi, Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe turut mendatangi kamar jenazah RSUD Kota Bekasi. Dia pun bertemu dengan istri korban yang sedang menangis histeris atas kepergian suaminya.
Sang istri mengaku bahwa korban meninggalkan anak-anak yang masih kecil. Ia juga menyebut bahwa korban merupakan sosok suami yang bertanggung jawab terhadap keluarga.
"Dia tanggung jawab sama keluarga dengan ngojek pak," kata istri korban sambil menangis.
Ia menambahkan, suaminya kerap tak pulang ke rumah ketika bekerja demi menghidupi keluarganya dan memperjuangkan masa depan anaknya.
"Dari pagi sampai malam buat anak sekolah, bapaknya ngojek sampai enggak pulang pak, itu bapaknya jarang pulang," tandasnya.
Sementara itu Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe menejelaskan bahwa korban kecelakaan merupakan warga Jakarta yang tinggal di Cikarang, Kabupaten Bekasi. Ia menyebut pemerintah akan menanggung seluruh biaya rumah sakit korban dan memberikan santunan duka.
"Bagi kami tidak ada pembatasan soal KTP. Kami akan mengurus semaksimal mungkin. Insyaallah dari Jasa Raharja juga sudah hadir, begitu juga BPJS Ketenagakerjaan yang akan meng-cover seluruh biaya dan memberikan santunan kepada almarhum," ujar Bobihoe kepada wartawan.
Ia menambahkan bahwa korban kecelakaan maut ini berjumlah 7 orang, dengan rinciannya satu meninggal dunia dan enam orang mengalami luka-luka. Korban luka-luka saat ini tengah mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit yang ada di Kota Bekasi.
"Totalnya tujuh orang, terdiri dari satu korban meninggal dunia dan enam korban luka-luka," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.