Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Momen Keseruan Hari Bhayangkara: Ada Ledakan hingga Defile Lintas Masyarakat

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Rabu, 01 Juli 2026 |23:02 WIB
Momen Keseruan Hari Bhayangkara: Ada Ledakan hingga Defile Lintas Masyarakat
Momen keseruan Hari Bhayangkara ke-80 Ri (Foto: Puteranegara Batubara/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 digelar dengan berbagai macam kegiatan, mulai dari upacara, aksi peragaan pasukan elite, hingga defile dari unsur personel dan seluruh lapisan elemen masyarakat.

Presiden Prabowo Subianto menjadi pemimpin upacara dalam kegiatan ini. Setelah memberikan pidato terkait Hari Bhayangkara ke-80, acara pun dilanjutkan dengan pertunjukan menarik, yakni simulasi pembebasan sandera.

Aksi tersebut menyedot perhatian seluruh pengunjung yang hadir di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (1/7/2026). Selain menegangkan, beberapa kali terdengar suara ledakan yang memang sengaja disiapkan.

Kesigapan personel Polri terlihat dalam menanggulangi kejahatan tingkat tinggi. Ditampilkan aksi kejar-kejaran mobil polisi dengan pemeran penjahat.

Bahkan, aksi tembak-menembak sembari melaju kencang dalam mobil juga tersaji. Singkatnya, personel Kepolisian dengan kecanggihan peralatan dan kesigapan personel berhasil melumpuhkan penjahat tersebut.

Usai pertunjukan itu, kegiatan dilanjutkan dengan atraksi penerjun payung yang membawa bendera Merah Putih, wajah Presiden Prabowo Subianto, hingga bendera Polri.

Setelah penerjun tersebut mendarat, kegiatan dilanjutkan dengan parade polisi berkuda, tiap satker Polri, hingga seluruh lapisan elemen masyarakat.

Ada juga kolone senapan yang membentuk barisan dengan tulisan "80 Tahun Polri". Hal itu menjadi simbolik usia baru yang diinjak oleh Korps Bhayangkara.

Adapun defile potensi masyarakat yang dihadirkan di antaranya KBPP, PERSIS, Senkom Mitra Polri, Paskibraka, Satpam, Saka Bhayangkara, Ojek Online, Banser, Garda Satya NKRI, Satlinmas, Buruh KSPSI, Polsus, dan Kokam.

Lalu, Buruh FSPMI, Buruh Gabungan KSBSI, KBMI, KSPN, Buruh Gabungan 9 Konfederasi, Jawara, SPPG, Fatayat NU, Pokdar Kamtibmas, Perisai SI, Gapoktan, SMA Unggulan Kemala Taruna Bhayangkara, serta Pemuda Keagamaan. Kemudian, Seni Budaya Indonesia, Cipayung Plus, Paramotor Mahasiswa, Gabungan BEM, dan Flypass Heli Polri.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, pelibatan masyarakat dalam peringatan Hari Bhayangkara merupakan wujud nyata bahwa keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama.

“Pelibatan berbagai elemen masyarakat menegaskan bahwa Polri berorientasi kepada masyarakat. Masyarakat adalah kekuatan sejati Polri, dan keamanan serta rasa aman merupakan tugas bersama. Karena itu, kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat kepada Polri menjadi prioritas kami,” ujar Isir.

Menurut Isir, keterlibatan masyarakat tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara Polri dan seluruh komponen bangsa dalam menjaga keamanan nasional.

“Kami ingin memperkuat sinergi dan kolaborasi, karena keamanan dan rasa aman tidak mungkin diwujudkan sendiri oleh Polri. Semua elemen bangsa harus bersama-sama membangun keamanan sebagai fondasi pembangunan Indonesia yang maju,” katanya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement