Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

OTT Bupati Langkat, KPK: Diduga Terkait Suap Proyek Dinas Pendidikan dan Perkim

Nur Khabibi , Jurnalis-Jum'at, 03 Juli 2026 |13:29 WIB
OTT Bupati Langkat, KPK: Diduga Terkait Suap Proyek Dinas Pendidikan dan Perkim
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap perkara yang melatarbelakangi operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Langkat, Syah Afandin.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan operasi senyap tersebut berkaitan dengan dugaan suap proyek di sejumlah dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat.

"Adapun perkara ini diduga terkait dengan suap proyek-proyek di Dinas Pendidikan dan juga Dinas Perkim (Perumahan dan Permukiman) Kabupaten Langkat," kata Budi kepada wartawan, Jumat (3/7/2026).

Selain itu, Budi menyampaikan KPK juga tengah menelusuri dugaan penerimaan gratifikasi oleh Bupati Langkat.

Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan tujuh orang. Selain Bupati Langkat, pihak yang diamankan terdiri atas satu aparatur sipil negara (ASN) dan lima pihak swasta.

"Adapun tujuh orang yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini diamankan di wilayah Langkat, Binjai, dan juga Medan," ujarnya.

"Pada siang ini, satu orang di antaranya, yaitu Bupati Langkat, dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," sambungnya.

Selain mengamankan tujuh orang, tim KPK juga menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah. Uang tersebut diduga merupakan fee proyek yang akan diberikan pihak swasta kepada Bupati.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement