Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

AS Diduga Serang Sejumlah Pelabuhan Strategis Iran, Ledakan Guncang Bandar Abbas hingga Selat Hormuz

Awaludin , Jurnalis-Rabu, 08 Juli 2026 |07:46 WIB
AS Diduga Serang Sejumlah Pelabuhan Strategis Iran, Ledakan Guncang Bandar Abbas hingga Selat Hormuz
AS Diduga Serang Iran (foto: AP News)
A
A
A

JAKARTA - Sejumlah ledakan dilaporkan mengguncang beberapa wilayah strategis di Iran, termasuk Pulau Qeshm, Sirik, dan Bandar Abbas, yang berada di sekitar Selat Hormuz. Media pemerintah Iran melaporkan serangan tersebut diduga dilakukan oleh Amerika Serikat.

Menurut laporan otoritas setempat dan televisi pemerintah Iran, sedikitnya enam ledakan terdengar di Pulau Qeshm. Sebuah dermaga di pulau tersebut diduga menjadi salah satu sasaran serangan.

Dilansir dari Aljazeera, Rabu (8/7/2026). Ledakan juga mengguncang Sirik, kawasan strategis yang mengawasi jalur pelayaran Selat Hormuz. Laporan awal menyebutkan terjadi antara tujuh hingga sembilan ledakan yang menghantam sejumlah fasilitas, termasuk dermaga komersial dan dermaga perikanan.

Sementara itu, di Bandar Abbas, kota pelabuhan terbesar di Iran, sedikitnya 10 ledakan dilaporkan terdengar di berbagai lokasi. Sasaran serangan diduga meliputi menara telekomunikasi, dermaga perikanan, serta sejumlah fasilitas lainnya.

Di tengah meningkatnya ketegangan, Wakil Menteri Luar Negeri Iran menegaskan, bahwa operasi militer Amerika Serikat dianggap sebagai pelanggaran terhadap nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang mengatur kawasan tersebut.

Pemerintah Iran juga membantah berbagai laporan mengenai dugaan serangan yang dilakukan Teheran. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyebut tuduhan tersebut tidak berdasar.

 

Selain itu, Iran menegaskan bahwa kewenangan dan kendali atas Selat Hormuz merupakan hak yang dimilikinya berdasarkan MoU. Karena itu, setiap pelayaran yang melintasi Selat Hormuz, menurut Teheran, harus dikoordinasikan dengan otoritas Iran guna menjamin keamanan dan keselamatan jalur pelayaran tersebut.

Di sisi lain, televisi pemerintah Iran, IRIB, melaporkan sejumlah warga mengalami luka-luka akibat pecahan proyektil yang menghantam dermaga komersial di Pelabuhan Sirik.

Para korban disebut telah dievakuasi dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Minab. Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai jumlah pasti korban maupun tingkat kerusakan akibat rentetan ledakan tersebut.
 

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement