Presiden AS secara resmi memberitahukan Kongres tentang niatnya untuk memperbarui serangan "defensif" terhadap Iran, menurut surat tertanggal Jumat yang diperoleh oleh New York Times, Politico, dan media lainnya. Gedung Putih berpendapat bahwa langkah ini memberi pemerintah tenggat waktu baru 60 hari sebelum harus meminta persetujuan Kongres.
Trump juga mengklaim bahwa Washington "mengambil alih" Selat Hormuz, hambatan pasokan energi global yang penting, dan akan mengenakan biaya kepada kapal sebesar 20 persen untuk semua kargo yang dikirim sebagai imbalan atas perlindungan. Washington juga akan memberlakukan kembali blokade pelabuhan Iran dan melarang kapal milik Iran atau pelanggannya untuk melintas, tambahnya.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.